Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia

Proklamasi adalah seruan kepada masyarakat yang berhubungan hal-hal tentang ketatanegaraan, dan merupakan pengumuman kepada rakyat akan kemerdekaan.

Karena dengan proklamasi kemerdekaan, telah lahir negara baru dan terbebas dari penjajahan negara lain.

Proklamasi juga sebagai tonggak awal munculnya negara baru dengan tatanan kenegaraannya yang harus dipatuhi oleh negara lain.

Dengan adanya proklamasi, kalian akan aman dari negara-negara penjajah.

Meskipun sudah merdeka, kalian juga harus tau tentang makna apa itu proklamasi.

Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia

Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia

  • Sebagai Puncak Perjuangan Bangsa Indonesia. Indonesia yang telah berjuang mati matian mulai dari kedatangan belanda sampai pada penjajahan jepang akhirnya pada saat proklamasi perjuangan itu mencapai puncaknya.Segala tumpah darah para pahlawan terbayar ketika Indonesia berhasil memproklamasikan diri sebagai sebuah negara merdeka.Namun peristiwa ini tidak berarti sebagai titik akhir perjuangan bangsa Indonesia tetapi malah titik awal perjuangan Indonesia membangun negeri yang telah merdeka dari penjajahan.


  • Menjadi Pernyataan De Facto. Proklamasi pada tanggal 17 Agustus menjadi pengakuan kepada dunia luar negeri bahwa Indonesia telah menyatakan diri sebagai negara yang merdeka.Setelah pengakuan de facto akan muncul pengakuan de jure yang merupakan lanjutan dari efek pengakuan de facto karena pengakuan de jure adalah pengakuan dari negara lain bahwa Indonesia telah merdeka.
(Secara de facto Indonesia merdeka sejak 17 Agustus 1945)
(Secara de jure Indonesia merdeka sejak 18 November 1946 ketika Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia)

  • Menaikkan Martabat Bangsa Indonesia yang dulunya hanyalah bangsa yang terjajah sejak adanya proklamasi bangsa terjajah itu mengaku telah merdeka dan mengangkat harkat martabat bangsa sebagai bangsa yang merdeka dan bebas dari penjajahan oleh kolonial dan Jepang.


  • Dapat Memulai Perjuangan Sebagai Negara Baru Sejak proklamasi lahirlah bangsa Indonesia dan sejak saat itu pemerintahan dimulai untuk membangun negara yang baru ini menjadi negara yang lebih baik lagi. Indonesia mempunyai pemerintahan sendiri dari rakyat oleh rakyatnya sendiri bukan lagi dijadikan bangsa yang terjajah oleh pemerintahan luar


  • Tonggak Sejarah Negara Indonesia. Proklamasi sebagai pintu awal kemerdekaan Indonesia. Makna proklamasi menjadi lahirnya sebuah bangsa baru bernama Indonesia yang menentukan nasibnya sendiri dan tidak mau lagi dijajah oleh bangsa asing.


  • Merupakan akhir penjajahan kaum kolonialis bagi bangsa Indonesia
  • Merupakan pernyataan kemerdekaan dan bebas dari belenggu penjajahan serta sekaligus membangun kehidupan baru menuju masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur
  • Merupakan sumber tertib hukum nasional yang mengandung makna berakhirnya hukum kolonial dan digantikan dengan tata hukum nasional
  • Memberikan arah dan kewenangan bagi bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat yang sejahtera dengan kekuasaan serta menguasai dan mengelola sumber-sumber daya ekonomi secara mandiri
  • Memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk menjadi masyarakat mandiri dan cerdas yang memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi
  • Memberikan kewenangan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dari segala macam rongrongan, serta merupakan alat hukum internasional untuk bangsa Indonesia dalam melakukan hubungan dan kerja sama internasional.
Read More

Kedudukan, Fungsi, Dan Tujuan Wawasan Nusantara


 Salah satu definisinya, wawasan nusantara merupakan pandangan, tinjauan, penglihatan atau tanggap indrawi (Sunarso, 2008: 165).
Kedudukan, Fungsi, Dan Tujuan Wawasan Nusantara


Suatu pandangan atau tinjauan tentu memiliki kedudukan, fungsi serta tujuan. Dalam hal ini, wawasan nusantara sebagai suatu pandangan juga memiliki kedudukan, fungsi dan tujuan. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memiliki kedudukan sebagai landasan visional. Landasan visional inilah yang menjadi visi atau cita-cita Bangsa Indonesia. Visi Bangsa Indonesia berdasarkan pada konsep wawasan nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula (Winarno, 2007: 144).

Sebagai bangsa yang satu, Indonesia memiliki wilayah yang luas dengan berbagai keragaman yang menjadi satu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk menjadi satu dalam suatu bangsa yang merdeka, perlu  adanya suatu dorongan dan pedoman dalam setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam hal ini fungsi wawasan nusantara adalah sebagai suatu pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Selain wawasan nusantara memiliki fungsi dan kedudukan, wawasan nusantara juga memiliki tujuan, yaitu bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah. Wawasan nusantara yang dijadikan sebagai cara pandang tentang bangsa dan didasarkan atas Pancasila disusun untuk mencapai tujuan nasional Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, tujuan wawasan nusantara harus sejalan dengan tujuan kedalam untuk kepentingan nasional dan tujuan keluar untuk ikut serta di dalam usaha penyelenggaraan dan membina kesejahteraan dan perdamaian dunia (Samsul Wahidin, 2010:75-76).

Pendapat senada dengan Samsul Wahidin, dikemukakan Winarno (2007:163) bahwa wawasan nusantara memiliki dua tujuan, yaitu tujuan ke dalam dan tujuan ke luar.

Tujuan ke dalam yaitu menjamin perwujudan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, yaitu politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Sedangkan tujuan keluar yaitu terjaminnya kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial serta mengembangkan suatu kerja sama dan saling menghormati.

Pada dasarnya tujuan dari wawasan nusantara adalah untuk mewujudkan tujuan nasional Bangsa Indonesia sebagaimana telah dituangkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat, yakni:

  1. Membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melidungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2. Memajukan kesejahteraan umum.
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Demikian penjelasan tentang kedudukan, fungsi dan tujuan wawasan nusantara. Semoga bermanfaat.
Read More

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Para Ahli

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Para Ahli

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan – Berawal dari istilah “Civic Education” diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Pendidikan Kewargaan dan akhirnya menjadi Pendidikan Kewarganegaraan. Istilah “Pendidikan Kewargaan” diwakili oleh Azra dan Tim ICCE (Indonesia Center for Civic Education) dari Universitas Islam Negeri Jakarta, sebagai pengembang Civic Education pertama di perguruan tinggi. Penggunaan istilah ”Pendidikan Kewarganegaraan” diwakili oleh Winaputa dkk dari Tim CICED (Center Indonesia for Civic Education), Tim ICCE (2005: 6)


Menurut Kerr, citizenship or civics education is construed broadly to encompass the preparation of young people for their roles and responsibilities as citizens and, in particular, the role of education (through schooling, teaching, and learning ) in that preparatory process. (Winataputra dan Budimansyah, 2007: 4)

Dari definisi Kerr tersebut dapat dijelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan dirumuskan secara luas yang mencakup proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawab sebagai warga negara, dan secara khusus, peran pendidikan termasuk di dalamnya persekolahan, pengajaran dan belajar, dalam proses penyiapan warga negara tersebut.

Menurut Azis Wahab, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan media pengajaran yang meng-Indonesiakan para siswa secara sadar, cerdas, dan penuh tanggung jawab. Karena itu, program PKn memuat konsep-konsep umum ketatanegaraan, politik dan hukum negara, serta teori umum yang lain yang cocok dengan target tersebut (Cholisin, 2000:18)

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

Berbeda dengan pendapat di atas pendidikan kewarganegaraan diartikan sebagai penyiapan generasi muda (siswa) untuk menjadi warga negara yang memiliki pengetahuan, kecakapan, dan nilai-nilai yang diperlukan untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakatnya (Samsuri, 2011: 28).

Menurut Zamroni (Tim ICCE, 2005:7) pengertian pendidikan kewarganegaraaan adalah: “Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis, melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa demokrasi adalah bentuk  kehidupan masyarakat yang paling menjamin hak-hak warga masyarakat”.

Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiban untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945 (Depdiknas, 2006:49).

Pendapat lain, Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenan dengan hubungan antar warga negara dengan negara serta pendidikan pendahuluan bela negara menjadi warga negara agar dapat diandalkan oleh bangsa dan negara (Somantri, 2001: 154)

Pendidikan Kewarganegaraan dapat diharapkan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen yang kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hakikat NKRI adalah negara kesatuan modern. Negara kebangsaan adalah negara yang pembentuknya didasarkan pada pembentukan semangat kebangsaan dan nasionalisme yaitu pada tekad suatu masyarakt untuk membangun masa depan bersama dibawah satu negara yang sama. Walaupun warga masyarakaat itu berbeda-beda agama, ras, etnik, atau golongannya

Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, dapat disimpulkan pengertian pendidikan kewarganegaraan adalah suatu mata pelajaran yang merupakan satu rangkaian proses untuk mengarahkan peserta didik menjadi warga negara yang berkarakter bangsa Indonesia, cerdas, terampil, dan bertanggungjawab sehingga dapat berperan aktif dalam masyarakat sesuai ketentuan Pancasila dan UUD 1945.
Read More

Makna Alinea-Alinea UUD 1945


Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme, kolonialisme, dan fasisme, serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain daripada itu, Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea, dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam, mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia, sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945.

Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah:
Makna Alinea-Alinea UUD 1945


  • Alinea I : terkandung motivasi, dasar, dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). 
  • Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur). 
  • Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). 
  • Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional, penyusunan UUD 1945, bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. 

Selanjutnya makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut:


  • Alinea pertama : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan” 

Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah.
Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif, yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia.
Selain mengungkapkan dalil obyektif, alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa.
Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Ini berarti setiap hal atau sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita.

  • Aline kedua : “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur” 

Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan, ialah Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya.
Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian :

  1. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan; 
  2. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan; 
  3. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. 



  • Alinea ketiga : “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur, supaya kehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” 

Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia, untuk menyatakan kemerdekaannya, tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya, bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat.
Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya, dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan.

  • Alinea keempat : “Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. 

Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar, untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka.
Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan "... Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial"
Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini, alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan:

  1. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu:melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial; 
  2. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat; 
  3. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Itulah Alinea~Alinea Pembukaan UUD 1945, Semoga Bermanfaat.
Read More

Pos Indonesia Dari Masa Ke Masa





Sejarah awal Pos Indonesia

Tahukah kamu Pos Indonesia pertama kali berdiri pada 26 Agustus 1746 di batavia atau yang sekarang kita kenal sebagai Jakarta oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff.
Ternyata Pos Indonesia yang kita kenal sekarang tujuan awalnya adalah untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda.
Setelah Kantor pos Batavia didirikan, maka 4 tahun kemudian didirikan Kantor pos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan.
Sistem Kode Pos lalu diciptakan untuk mempermudah proses pengiriman  pos dimana tiap jengkal daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat.

 Masa keemasan Pos Indonesia

Masa-masa keemasan industri perposan ada di tahun-tahun 1970 hingga 1980-an. Masyarakat pengguna jasa pos sangat setia memanfaatkan layanan pos. Dimana pada saat itu cara berkomunikasi dengan surat menyurat berada pada puncak kejayaannya. Pengiriman surat antar individu sangat tinggi volumenya kala itu.
Deretan fasilitas Bis surat di ruang publik atau masyarakat yang menunggu pak pos ( panggilan untuk petugas pengantar surat ) di depan rumah adalah pemandangan yang lazim pada masa itu.


Namun pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, perubahan gaya hidup, serta trend liberalisasi bisnis jasa pos membuat Pos Indonesia mengalami pergeseran bisnis yang sangat signifikan. Seperti juga dialami banyak perusahaan pos di dunia, Pos Indonesia sempat mengalami penurunan kinerja usahanya di tahun 2000 – 2007. Bisnis surat pos di tahun tahun tersebut menurun drastis. Penggunaan pesan singkat melalui telepon selular dan internet menggantikan peran surat pos individu. Demikian juga persaingan kiriman barang dengan para perusahaan kurir swasta membuat pangsa pasar Pos Indonesia tergerus.


 Pos Indonesia kini.

Mungkin masa keemasan Pos Indonesia telah lewat namun bukan berarti hilang begitu saja ditelan zaman.
Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah memiliki lebih dari 3.800 Kantor pos online, serta dilengkapi electronic mobile pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung satu sama lain secara solid & terintegrasi.
Pos Indonesia berubah mengikuti kemajuan teknologi dengan menciptakan inovasi pada produk serta layanannya. Penopang pendapatan Pos Indonesia masih ada di bisnis suratpos dan jasa keuangan. Kendati volume pengiriman surat individu tengah menurun, namun volume pengiriman surat bisnis dan kiriman korporasi terus meningkat. Sumber pendapatan terpenting lainnya adalah jasa pembayaran, jasa pengiriman uang, dan pengiriman paket.
Read More

Sejarah Bhinneka Tunggal Ika



 Memahami secara utuh makna bhinneka tunggal ika, kalian perlu menelusuri sejarah bhinneka tunggal ika. Bunyi lengkap ungkapan Bhinneka Tunggal Ika ditemukan dalam Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular abad XIV di masa Kerajaan Majapahit.
Sejarah Bhinneka Tunggal Ika


Dalam kitab tersebut Mpu Tantular menulis “Rwaneka dhatu winuwus Buddha Wiswa, Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen, Mangka ng Jinatwa kalawan Siwatatwa tunggal Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa” (Bahwa agama Buddha dan Siwa (Hindu) merupakan zat yang berbeda, tetapi nilai - nilai kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal. Terpecah belah, tetapi satu jua, artinya tak ada dharma yang mendua). Nama Mpu Tantular sendiri terdiri dari tan (tidak) dan tular (terpangaruh), dengan demikian, Mpu Tantular berarti seorang Mpu (cendekiawan, pemikir) yang berpendirian teguh, tidak mudah terpengaruh oleh siapa pun (Suhandi Sigit, 2011).
Ungkapan bahasa Jawa Kuno tersebut, secara harfiah bermakna bhinneka (beragam), tunggal (satu), ika (itu) yaitu beragam satu itu. Doktrin yang bercorak teologis ini semula dimaksudkan agar antara agama Buddha (Jina) dan agama Hindu (Siwa) dapat hidup berdampingan dengan damai dan harmonis, sebab hakikat kebenaran yang terkandung dalam ajaran keduanya adalah tunggal (satu). Mpu Tantular sendiri adalah penganut Buddha Tantrayana, tetapi merasa aman hidup di kerajaan Majapahit yang lebih bercorak Hindu (Ma’arif A. Syafii, 2011).

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mulai menjadi pembicaraan terbatas antara Muh. Yamin, Bung Karno, I Gusti Bagus Sugriwa dalam setiap sidang BPUPKI sekitar dua setengah bulan sebelum Proklamasi (Kusuma R.M. A.B, 2004). Bahkan Bung Hatta sendiri saat itu mengatakan Bhinneka Tunggal Ika adalah ciptaan Bung Karno setelah Indonesia merdeka. Setelah beberapa tahun kemudian ketika merancang Lambang Negara Republik Indonesia dalam bentuk Garuda Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika dimasukkan ke dalamnya.

Dalam banyak literatur menyangkut sejarah bhinneka tunggal ika, disebutkan bahwa lambang tersebut secara resmi dipakai dalam Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat yang dipimpin Bung Hatta pada tanggal 11 Februari tahun 1950 berdasarkan rancangan yang dibuat oleh Sultan Hamid II (1913 - 1978). Dalam sidang tersebut muncul beberapa usulan rancangan lambang negara, kemudian yang dipilih adalah usulan yang dibuat Sultan Hamid II dan Muhammad Yamin, dan rancangan dari Sultan Hamid yang akhirnya ditetapkan (Yasni, Z, 1979).

Selanjutnya , tulisan Mpu Tantular tersebut oleh para pendiri bangsa diberikan penafsiran baru karena dinilai relevan dengan keperluan strategis bangunan Indonesia merdeka yang terdiri dari beragam agama, kepercayaan, ideologi politik, etnis, bahasa, dan budaya. Dasar pemikira n tersebut yang menjadikan semboyan “keramat” ini terpampang melengkungdalam cengkeraman kedua kaki Burung Garuda. Burung Garuda dalam mitologi Hindu adalah kendaraan (wahana) Dewa Wishnu (Ma’arif A. Syafii, 2011).

Terkait dengan semboyan yang ditulis Mpu Tantular, dapat diketahui bahwa wawasan pemikiran pujangga besar yang hidup di zaman kejayaan Majapahit ini, terbukti telah melompat jauh ke depan. Nyatanya, semboyan tersebut hingga sekarang masih relevan terhadap perkembangan bangsa, negara dan bahkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di era global. Dan Kekawin Sutasoma yang semula dipersembahkan kepada Raja Rajasanagara (Hayam Wuruk) adalah hasil perenungan dan kristalisasi pemikiran yang panjang, setidaknya membutuhkan waktu satu dasawarsa (sepuluh tahun) sedangkan Kekawin maksudnya adalah pembacaan ayat - ayat suci dalam agama Hindu- Budha. Kitab yang ditulis Mpu Tantular sekitar 1350-an, tujuh abad lalu, ternyata di antara isi pesannya bergulir dalam proses membingkai negara baru Indonesia (Ma’arif A. Syafii, 2011).

Dalam proses perumusan konstitusi Indonesia, jasa Muh.Yamin harus dicatat sebagai tokoh yang pertama kali mengusulkan kepada Bung Karno agar Bhinneka Tunggal Ika dijadikan semboyan negara. Muh. Yamin sebagai tokoh kebudayaan dan bahasa memang dikenal sudah lama bersentuhan dengan segala hal yang berkenaan dengan kebesaran Majapahit (Prabaswara, I Made, 2003). Konon, di sela-sela Sidang BPUPKI antara Mei- Juni 1945, Muh. Yamin menyebut - nyebut ungkapan Bhinneka Tunggal Ika itu sendirian. Namun I Gusti Bagus Sugriwa (temannya dari Buleleng) yang duduk di sampingnya sontak menyambut sambungan ungkapan itu dengan “ tan hana dharmamangrwa .” Sambungan spontan ini disamping menyenangkan Muh. Yamin, sekaligus menunjukkan bahwa di Bali ungkapan Bhinneka Tunggal Ika itu masih hidup dan dipelajari orang (Prabaswara, I Made, 2003). Pengaruh Kitab Sutasoma cukup besar bagi masyarakat intelektual Hindu Bali walaupun ditulis oleh sastrawan Buddha.

Para pendiri bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam tampaknya cukup toleran menerima warisan Mpu Tantular tersebut. Sikap toleran ini merupakan watak dasar suku - suku bangsa di Indonesia yang telah mengenal beragam agama, berlapis- lapis kepercayaan dan tradisi, jauh sebelum Islam datang ke Nusantara. Sekalipun dengan runtuhnya Kerajaan Majapahit abad XV, pengaruh Hindu-Budha secara politik sudah sangat melemah, secara kultural pengaruh tersebut tetap lestari hingga saat ini (Ma’arif A. Syafii, 2011).

Demikian sejarah bhinneka tunggal ika, artikel. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Read More

Dampak Bahaya Makanan Cepat Saji(Fast Food) Bagi Kesehatan


 Hasil gambar untuk bahaya makanan cepat saji

Makanan cepat saji atau dikenal juga dengan istilah fast food mengacu pada makanan yang disajikan dalam waktu yang relative cepat. Kita sebagai pelanggan tidak perlu menunggu lama agar makanan siap tersedia di meja anda. Bagi orang yang super sibuk, makanan cepat saji mungkin bisa menyelesaikan masalah mengenai ‘waktu adalah uang’ bagi orang – orang super sibuk ini. Tetapi satu hal yang harus menjadi pertimbangan adalah, makanan cepat saji ini disinyalir menjadi faktor penyebab berbagai penyakit pada tubuh kita.

Makanan cepat saji memang bisa menjadi solusi untuk menghemat waktu. Namun, makanan cepat saji bukan solusi untuk kebutuhan nutrisi tubuh anda. Beberapa penelitian bisa mengemukakan jika makanan cepat saji dapat mengakibatkan efek yang sangat merugikan bagi kesehatan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan mengenai dampak bahaya makanan cepat saji ini.


  •  Makanan Cepat Saji Membuat ketagihan


Tahukah anda jika makanan cepat saji bisa membuat anda ketagihan? Ya, mengkonsumsi makanan cepat saji seperti French Fries atau burger dapat membuat seseorang terus menerus ingin mengkonsumsi makanan cepat saji tersebut. Ini karena di dalam makanan saji terdapat bahan seperti gula buatan dan juga pewarna makanan, beberapa dari faktor yang membuat makanan saji sangat menggugah selera. Jika bahan makan seperti tersebut masuk terus menerus ke dalam tubuh kita, tentu efeknya akan sangat merugikan bagi tubuh dan kesehatan kita.


  •  Makanan Cepat Saji Penyebab Utama Obesitas


Obesitas atau kelebihan berat badan tergolong suatu penyakit yang dapat menyebabkan berbagai penyakit lain. Bahkan lebih dari separuh warga Amerika menderita obesitas. Amerika bisa dikatakan sebagai pioneer produsen makanan cepat saji saat ini memiliki jumlah penderita obesitas yang sangat tinggi. Tak kalah banyaknya, jumlah anak – anak di Amerika yang menderita obesitas pun cukup tinggi. Ini juga disebabkan tingkat konsumsi makanan cepat saji di Negara tersebut yang tinggi di mana makanan saji sudah seperti budaya di Negara paman Sam tersebut.

Makanan cepat saji mengandung banyak gula buatan dan garam yang bisa menyebabkan kegemukan atau obesitas. Faktor seperti minyak goreng dan bahan pengawet lainnya yang digunakan di dalam pembuatan makanan cepat saji membuat tubuh sulit untuk menguraikan lemak yang masuk, begitu juga jumlah kalori yang tergolong banyak di dalam makanan cepat saji.


  • Makanan Cepat Saji Menyebabkan Kerusakan Hati


Kerusakan hati juga sering dikaitkan dengan konsumsi makanan cepat saji. Walau pun mungkin bahaya yang satu ini tidak secara langsung banyak diketahui oleh masyarakat. Lemak trans atau minyak trans yang digunakan saat proses penggorengan makanan cepat saji memang dapat membuat makanan menjadi lebih tahan lama dari kerusakan agar tetap bisa dikonsumsi. Tetapi akan merugikan kesehatan setelah dikonsumsi.

Tubuh kita memang secara alami memang akan berusaha membersihkan kandungan atau zat – zat yang tidak berguna untuk tubuh. Tetapi adanya lemak trans serta bahan pengawet buatan akan membuat hati bekerja ekstra untuk membersihkan berbagai zat yang tergolong racun untuk tubuh. Sehingga hal tersebut lama kelamaan bisa menyebabkan kerusakan pada hati.


  • Makanan Cepat Saji Menyebabkan Penyakit Kardiovaskular


Penyakit yang berkaitan dengan jantung, apa pun itu akan menyebabkan seseorang mengalami akibat paling fatal seperti kematian. Mengkonsumi makanan cepat saji yang mengandung banyak sodium dan kolesterol akan menyebabkan kerusakan pada jantung.

Kandungan sodium yang tinggi yang terdapat di makanan cepat saji seperti kentang goreng, minuman bersoda atau daging olahan bisa membuat tekanan darah meningkat. Di damping itu sodium dalam jumlah berlebihan dapat menyumbat arteri. Kedua hal ini bisa menyebabkan kerja jantung melemah yang selanjutnya bisa mengakibatkan anda sulit untuk berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh.


  • Menjadi Penyebab Utama Diabetes Tipe 2


Makanan cepat saji menjadi solusi banyak orang yang sibuk dan tidak dapat menyempatkan diri untuk memasak di rumah. Gula dan garam yang digunakan dalam jumlah yang tinggi di dalam makanan cepat saji seperti yang sudah dijelaskan tadi, akan menyebabkan obesitas jika terlalu sering dikonsumsi. Sedangkan obesitas sendiri merupakan salah satu faktor penyebab dari penyakit diabetes tipe 2. Jadi secara langsung dapat kita katakan ini adalah makanan untuk penderita diabetes yang WAJIB dihindari.


  • Menyebabkan Radang pada Dinding Lambung


Peradangan dinding lambung juga disebut PUD atau Peptic Ulcer Disease adalah penyakit yang paling sering terjadi pada lambung. Biasanya orang yang menderita penyakit satu ini sering mengalami rasa perih yang sangat di bagian lambungnya. Makanan cepat saji yang dapat menyebabkan peradangan dinding lambung adalah pizza, dan keripik gurih.


  •  Makanan Cepat Saji Menyebabkan Hilangnya Nafsu Makan


Biasanya, di dalam makanan akan terdapat zat yang menggugah nafsu makan. Sedangkan makanan cepat saji yang kurang akan nutrisi akan membuat anda kehilangan nafsu makan jika dikonsumsi dalam waktu yang lama.


  • Menyebabkan Ketidaknormalan Sistem Pencernaan


Serat adalah satu zat yang dapat melancarkan sistem pencernaan kita. Di dalam makanan cepat saji yang kebanyakan melalui proses digoreng dan bahan dasar yang kurang sehat dapat menyebabkan anda kekurangan serat dalam tubuh. Kurangnya serat akan menyebabkan ketidaknormalan pada sistem pencernaan kita.

Contohnya : sulit buang air besar, sembelit dan lain sebagainya.


  • Menyebabkan Tubuh Kekurangan Nutrisi


Nutrisi sangat penting fungsinya bagi berbagai sistem dalam tubuh. Mengkonsumsi makanan cepat saji yang sering akan menyebabkan tubuh kekurangan banyak nutrisi. Ini karena makanan cepat saji tidak mengandung vitamin, minerat atau serat dan zat lainnya yang sangat berguna bagi kesehatan. Jika terus menerus mengkonsumsi makanan cepat saji, bisa jadi tubuh atau organ – organ tertentu di dalam tubuh dapat mengalami gangguan.


  • Menjadi Penyebab Stress


Makanan yang mengandung banyak lemak dapat menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah dan banyak lagi yang lainnya. Beberapa penelitian ternyata mengungkapkan bahwa lemak dengan jumlak yang banyak yang masuk ke dalam tubuh dapat meningkatkan stress pada seseorang. Dari penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa orang yang sering mengkonsumsi makanan tinggi lemak seperti makanan cepat saji cenderung memiliki resiko terkena stress yang tinggi jika dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan cepat saji atau makanan rendah lemak.


  • Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi


Penyakit tekanan darah tinggi disebut menjadi tiga besar penyakit yang diderita oleh orang Amerika. Dan mengkonsumsi makanan cepat saji akan menyebabkan kondisi tersebut semakin memburuk. Misalkan saja, makanan cepat saji seperti hamburger mengandung 540 kalori dan 29 gram lemak. Di dalam hamburger juga terdapat 10 gram lemak jenuh, dan 1,5 gram lemak trans serta kandungan sodium sebanyak 1040 gram. Jadi, jika anda memakan makanan penyebab darah tinggi seperti ini, akan menyebabkan tubuh bekerja sangat ekstra untuk menyerap zat – zat tersebut dan temasuk meingkatkan detak jantung menyumbat pembuluh darah yang selanjutnya menjadi penyebab tekanan darah menjadi tinggi.



  • Radang Sendi

Banyaknya sodium yang terkandung di dalam makanan cepat saji dapat berdampak pada fungsi – fungsi persendian anda. Selain itu, kurangnya nutrisi di dalam makanan cepat saji mengakibatkan kerja persendian menurun.


  • Menjadi Penyebab Kanker

Bahan pengawet yang terdapat di dalam makanan cepat saji dapat memberi efek jangka panjang yang sangat berbahaya. Bahan pengawet tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh, mempengaruhi organ – organ tubuh dan bisa menumbuhkan sel – sel kanker. Efeknya mungkin tidak secara langsung dapat anda rasakan. Namun konsumsi dalam intensitas waktu yang sering dan dalam jangka waktu yang lama akan membentuk sel kanker di beberapa tahun kemudian. Ingat kanker merupakan penyakit paling mematikan di dunia yang harus anda cegah, mulailah dari mengurangi makanan cepat saji.


  • Mengganggu Sistem Pernafasan

Obesitas sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya kelebihan berat badan akan juga mengganggu sistem pernafasan. Bahkan tanpa diagnosa dokter sekalipun, obesitas dapat menyebaban nafas terengah – engah serta nafas pendek. Obesitas bahkan juga bisa berpengaruh sangat besar pada terjadinya penyakit asma dan sulit tidur. Penelitian terbaru yang dipublikasikan Jurnal Thorax menambahkan jika anak – anak mengkonsumsi makanan cepat saji akan meningkatkan resiko terhadap penyakit asma dan rhinitis.


  • Menyebabkan Kerusakan Sistem Saraf Pusat

Ada beberapa jenis sakit kepala dan berbagai faktor yang menyebabkannya. Beberapa penyebabnya dapat ditemukan di dalam makanan yang kita makan seperti garam, nitrat. MSG dan juga daging olahan.

Sebuah penelitian yang dipublikasi di Public Health Nutrition menunjukan bahwa memakan makanan siap saji dan cepat saji seperti pizza dan hamburger meningkatkan tingkat depresi yang berkaitan dengan sistem saraf.



  • Menyebabkan Muka Berjerawat

Seringkali kita menyalahkan munculnya jerawat di muka pada coklat atau kacang – kacangan yang kita makan. Padahal sebenarnya penyebab jerawat bukanlah kacang atau coklat, penyebab jerawat menurut Mayo Clinic adalah karbohidrat. Maka dari itu makanan cepat saji yang mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi dapat meningkatkan gula darah yang juga menyebabkan munculnya jerawat di muka.


  • Merusak Enamel Gigi

Ketika kita mengkonsumsi makanan cepat saji yang notabene mengandung banyak karbohidrat dan gula, bakteria yang terdapat di dalam mulut akan memproduksi asam. Zat asam tersebut bersifat keras pada gigi. Kemudian zat asam tersebut akan merusak enamel gigi yang juga sebagai penyebab dari gigi berlubang.


  • Menyebabkan Osteoporosis

Jika anda penyuka makan makanan cepat saji, perlu di waspadai jika makanan cepat saji mengandung banyak sodium. Sodium yang jumlahnya banyak ini jika masuk ke dalam tubuh akan juga berdampak merugikan pada tulang.


  • Menyebabkan perasaan Haus yang Terus Menerus

Kandungan garam yang cukup banyak di dalam makanan cepat saji selain menaikan tekanan darah juga dapat memiliki dampak lain. Dampak lain ini berupa dampak jangka pendek yang dapat langsung anda rasakan setelah mengkonsumsi makanan cepat saji. Garam yang terlalu banyak akan membuat anda merasa kehausan yang terus menerus.


  • Menyebabkan Sindrom Metabolis

Sindrom metabolis dapat diakibatkan oleh kombinasi penyakit yang terjadi di dalam tubuh. Penyakit – -penyakit tersebut antara lain hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi dan diabetes. Sindrom metabolis pada dasarnya terjadi karena lemak trans yang menumpuk di dalm tubuh karena konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan.


  • Makanan Cepat Saji Membuat Kepala anda Botak

Kandungan MSG pada makanan cepat saji, bahkan di restoran dan warteg jauh di atas jika kita memasak sendiri di rumah. Lama kelamaan akan menyebabkan kebotakan rambut yang tentunya mengganggu penampilan anda.

Sesekali mengkonsumsi makanan cepat saji sebenarnya tidak masalah jika anda tidak memiliki penyakit seperti jantung atau darah tinggi. Anda bisa mengimbangi konsumsi makanan cepat saji dengan berolahraga dan asupan serat atau nutrisi lain yang bisa anda dapat dengan konsumsi buah atau sayur.
Read More

Dampak Makanan cepat saji

Dampak Konsumsi Makanan Cepat Saji
Sebelum mengetahui dampak konsumsi makanan cepat saji, tidak dipungkiri bahwa kehadiran makanan cepat saji “cocok” dengan gaya hidup modern seperti saat ini sehingga pada awal kemunculannya masyarakat langsung menyukainya. Salah satu keunggulan dari makanan ini adalah cara penyajiannya yang cepat, dan orang bisa langsung menyantapnya.


Di negeri kita Indonesia, terutama di kota besar telah terjadi perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan yaitu pergeseran dari pola makan tradisional ke pola makan ala kebarat-baratan (Western Style) yaitu “ fastfood”.

Berbagai makanan yang tergolong makanan cepat saji adalah : kentang goreng, ayam goreng, hamburger, soft drink, pizza, hotdog, donat, minuman berkarbonasi dan lain-lain. Mengkonsumsi makanan cepat saji semakin sering ditemukan di masyarakat kota-kota besar. Selain jumlah outlet (gerai) restoran-restoran tersebut semakin banyak di berbagai penjuru kota, menu makanan cepat saji umumnya enak, lezat dan praktis. Di kota besar banyak ditemukan konsumen yang memilih menu makanan cepat saji, karena keterbatasan waktu untuk menyiapkan makanannya sendiri.
Dampak Konsumsi Makanan Cepat Saji Konsumsi makanan cepat saji sangat digemari di kalangan anak-anak dan remaja dan memang merupakan salah  satu makanan favorit untuk mereka.

Tempat-tempat makanan cepat saji pada saat ini tidak hanya terletak di pertokoan, mall, atau plaza, tetapi sudah mulai ada di dekat sekolah-sekolah, terutama di sekolah-sekolah favorit. Sehingga tidak he ran bila konsumsi makanan cepat saji dikalangan anak-anak dan remaja terus saja meningkat.

The American Population Study Cardia menjelaskan bahwa konsumsi makanan cepat saji positif berhubungan terhadap terjadinya peningkatan berat badan. Seseorang yang mengkonsumsi makanan cepat saji > 2 kali per minggu berat badannya meningkat 4,5 kg dan 104% meningkatkan resistensi insulin jika dibanding dengan seseorang yang mengkonsumsi makanan cepat saji 1 kali/minggu (Stender, Dyerberg & Astrup, 2007). Dampak konsumsi makanan cepat saji dalam hal ini berkaitan dengan sejumlah faktor.

Ada beberapa faktor yang meyebabkan tingkat konsumsi makanan cepat saji pada anak-anak dan remaja, yaitu tingkat pendapatan orang tua dan tingkat pendidikan orang tua. Tingkat pendapatan orang tua sangat berpengaruh terhadap konsumsi energi. Orang tua yang mempunyai pendapatan tinggi perbulannya daya belinya pun tinggi pula, sehingga untuk memilih berbagai jenis bahan makanan akan lebih besar. Namun pada saat pemilihan bahan makanan tidak lagi berdasarkan kebutuhan melainkan lebih mengarah kepada prestise dan rasa makanan yang enak, termasuk makanan cepat saji. Biasanya makanan yang enak cenderung mengandung protein dan lemak tinggi. Perilaku seperti inilah yang dapat menyebabkan konsumsi makanan tidak dengan pertimbangan kesehatan.

Selain dampak konsumsi makanan cepat saji di atas, tingginya konsumsi energi terutama yang berasal dari lemak akan berpengaruh terhadap terjadinya masalah kesehatan yaitu obesitas dan penyakit degeneratif lain seperti jantung koroner dan diabetes mellitus. Menurut keterangan dari WHO (2000) menyatakan perkembangan food industri yang salah satunya berkembangnya makanan cepat saji, yaitu makanan yang tingi lemak tetapi rendah karbohidrat kompleks merupakan salah satu faktor risiko terjadinya obesitas.
Read More

Contoh kata pengantar Buku

Contoh kata pengantar Buku

Kata Pengantar untuk sebuah buku sangatlah urgen, keterlibatan tokoh atau penulis-penulis yang sudah berpengalaman seringkali digunakan oleh penulis pemula untuk menguatkan urgensi diterbitkannya suatu buku. Berikut ini admin berbagi beberapa contoh kata pengantar buku sebagai bahan pelajaran atau panduan untuk menyusun kata pengantar suatu buku yang akan diterbitkan.





Contoh 1 Kata Pengantar Buku


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunianya sehingga  Buku Panduan Penulisan Thesis Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universaitas Andalas tahun 2010telah dapat diselesaikan. Buku panduan ini merupakan penyempurnaan dari edisi sebelumnya, sebagai pedoman bagi mahasiswa Program Studi MM FE UNAND dalam penulisan thesis serta memberikan petunjuk praktis agar mahasiswa mendapatkan gambaran secara jelas dalam menyelesaikan penulisan tersebut.

Terimakasih disampaikan kepada Prof.Dr.Eddy R. Rasyid (periode 2000-2005) dan Prof.Dr. Herry, SE,MBA (periode 2005-2010) selaku Ketua Program Studi MM FEUA besertasekretaris dan staf. Terimakasih juga disampaikan kepada Dr. Ratni Prima Lita, SE,MM atas kontribusi dalam penyempurnaanbuku ini. Terimakasih kepada Fajri Muharja,SE,MSi,Fajri Adrianto,SE,MBus, Irwan,SE, Sari Dewi Hidayani,SE, Vivi Irawati,Skom,Mkom, Lusi A.Ariyanti,SP yang telah berkontribusi dalam editing serta seluruh staf MM FEUA dan semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyelesaian buku ini.

Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam buku ini untuk itu kritik dan saran terhadap penyempurnaan buku ini sangat diharapkan. Semoga buku ini dapat memberi maanfaat bagi mahasiswa MM FEUA khususnya dan bagi semua pihak yang membutuhkan.

Padang, November 2010

Ketua

Dr. Rahmi Fahmy,SE,MBA


Contoh 2 Kata Pengantar Buku

Kata pengantar berikut adalah kata pengantar buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII untuk SMP/MTsN oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. Karena hanya sekadar contoh, kata pengantar buku tersebut tidak kami tuliskan secara lengkap.

KATA PENGANTAR

Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut.

Bila pada jenjang SD/MI, semua mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah mulai dipisah-pisah menjadi mata pelajaran.

Sebagai transisi menuju ke pendidikan menengah, pemisahan ini masih belum dilakukan sepenuhnya bagi siswa SMP/MTs. Materi-materi dari bidang-bidang ilmu Fisika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Bumi dan Antariksa masih perlu disajikan sebagai suatu kesatuan dalam mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi siswa SMP/MTs tentang prinsip-prinsip dasar yang mengatur alam semesta beserta segenap isinya.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Implementasi terbatas pada tahun ajaran 2013/2014 telah mendapat tanggapan yang sangat positif dan masukan yang sangat berharga. Pengalaman tersebut dipergunakan semaksimal mungkin dalam menyiapkan buku untuk implementasi menyeluruh pada tahun ajaran 2014/2015 dan seterusnya. Buku ini merupakan edisi kedua sebagai penyempurna dari edisi pertama. Buku ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan dimasa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya.

Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Jakarta, Januari 2014

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Mohammad Nuh

Contoh 3 Kata Pengantar Buku

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh

Kami bersyukur kepada Allah SWT atas selesainya pembuatan buku “Pedoman Penulisan Skripsi” bagi mahasiswa Fakultas Humaniora dan Budaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2011. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Pedoman ini, merupakan penjabaran dari Pedoman Pendidikan Fakultas Humaniora dan Budaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang secara spesifik berisi tentang ketentuan dan tata cara penulisan skripsi, baik di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) dan Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Tentunya, naskah Pedoman Penulisan Skripsi ini telah dikaji secara mendalam, walaupun tidak lepas dari kekurangan. Kedepan, perlu adanya Pedoman Penulisan Skripsi yang khusus untuk tiap jurusan, terutama jurusan yang mendalami bahasa asing seperti bahasa Arab dan bahasa Inggris, sehingga mahasiswa akan lebih mudah mengaplikasikan isi pedoman dalam proses penulisan skripsi.

Ucapan terima kasih kepada Tim Penyusun dan pihak-pihak yang membantu terselesainya pedoman ini. Semoga amalnya di terima Allah sebagai amal jariyah dan pedoman ini dapat bermanfaat.

Wassalamualaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh

Malang, 13 April 2011

Dekan,


Drs. KH. Chamzawi, M.HI
NIP. 19510808 198403 1 001


Demikian tiga contoh kata pengantar buku yang dapat saya bagikan bagi para pembaca. Semoga dapat menginspirasi untuk membuat kata pengantar buku yang lebih baik dan berkualitas.
Read More

Pengertian dan macam-macam Norma

Pengertian dan Macam-Macam Norma
Dalam menjelaskan pengertian dan macam-macam norma, patut dipahami bahwa manusia hakekatnya memiliki dua kedudukan, yaitu sebagai makhluk sosial dan makhluk individu. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang lain. Oleh karena itu, ia akan tergabung dalam kelompok manusia yang lain yang memiliki keinginan dan harapan yang harus diwujudkan secara bersama-sama. Akan tetapi, tiap orang memiliki perbedaan pemikiran dan perbedaan kepentingan. Hal itulah yang menyebabkan terciptanya konflik.

Pengertian dan Macam-Macam NormaUntuk menghindari berbagai konflik diperlukan adanya kaidah atau aturan yang dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Aturan tersebut dibuat untuk menciptakan ketertiban dan kedamaian dalam masyarakat. Tiap kelompok masyarakat memiliki perbedaan corak budaya dan sifat masyarakatnya. Oleh karena itu, aturan atau norma yang berlaku dalam tiap-tiap masyarakat tentu berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya

Pengertian norma pada hakekatnya merupakan kaedah hidup yang mempengaruhi tingkah laku manusia dalam hidup bermasyarakat. Juga dapat diartikan sebagai aturan atau ketentuan yang mengatur kehidupan warga masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku.

Macam-Macam Norma

a. Norma Kesusilaan 

Pengertian norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang bersumber dari suara hati nurani manusia. Peraturan hidup ini berkenaan dengan bisikan kalbu dan suara hati nurani manusia. Norma kesusilaan ada bersamaan dengan kelahiran atau keberadaan manusia itu sendiri, tanpa melihat jenis kelamin dan suku bangsanya.

Norma kesusilaan sebagai bisikan suara hati nurani memiliki keterkaitan dengan norma agama. Hal itu mengandung arti bahwa ajaran norma agama juga mengandung kaidah kesusilaan, seperti “jaga kehormatan keluargamu, niscaya hidupmu akan penuh martabat”. Norma kesusilaan juga dapat memiliki keterkaitan dengan norma hukum, seperti “dilarang melakukan pelecehan terhadap nama baik seseorang”. Seseorang yang menghina orang lain akan dihukum pidana, dan secara nilai kemanusiaan ini merupakan pelanggaran kesusilaan.

Norma kesusilaan juga menetapkan tentang perilaku yang baik dan yang buruk serta menciptakan ketertiban dalam hubungan antarmanusia. Karena norma susila berasal dari hati nurani, bagi pelanggar norma kesusilaan akan timbul perasaan penyesalan. Seseorang yang melanggar norma kesusilaan akan merasakan menyesal karena perbuatan salahnya tersebut.

b. Norma Kesopanan 

Pengertian norma kesopanan adalah norma yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Norma kesopanan bersumber dari tata kehidupan atau budaya yang berupa kebiasaan-kebiasaan masyarakat dalam mengatur kehidupan kelompoknya. Manusia sebagai mahluk sosial memiliki kecenderunagn berinteraksi atau bergaul dengan manusia lain dalam masyarakat.

Hubungan antarmanusia dalam masyarakat ini membentuk aturan-aturan yang disepakati tentang mana yang pantas dan mana yang tidak pantas. Ada perbuatan yang sopan atau tidak sopan, boleh dilakukan atau tidak dilakukan. Inilah awal mula terbentuk norma kesopanan. Oleh karena norma kesopanan terbentuk atas kesepakatan bersama, maka perbuatan atau peristiwa yang sama memungkinkan terbentuk aturan yang berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain.

Norma kesopanan dalam masyarakat yang memuat aturan dalam pergaulan masyarakat, antara lain terlihat dalam tata cara berpakaian, tata cara berbicara, tata cara berperilaku terhadap orang lain, tata cara bertamu ke rumah orang lain, tata cara menyapa orang lain, tata cara makan, dan sebagainya.

Sanksi terhadap pelanggaran norma kesopanan dapat berupa pengucilan, tidak disenangi, atau dicemoohkan oleh masyarakat. Sanksi berasal dari luar diri seseorang, berbeda dengan norma kesusilaan yang berasal dari diri sendiri. Lemah kuatnya sanksi dari masyarakat dipengaruhi oleh kuat tidaknya norma kesopanan tersebut dalam masyarakat. Contoh berjalan di depan orang yang lebih tua harus meminta ijin (permisi). Bagi masyarakat di daerah pedesaan pelanggaran ini akan mendapat teguran lebih tegas, dibandingkan dalam masyarakat perkotaan. Apakah masih ada faktor lain yang mempengaruhi kekuatan sanksi norma kesopanan ?

c. Norma Agama 

Pengertian norma agama adalah sekumpulan kaidah atau peraturan hidup manusia yang sumbernya dari wahyu Tuhan. Penganut agama meyakini bahwa apa yang diatur dalam norma agama berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang disampaikan kepada nabi dan rasul-Nya untuk disebarkan kepada seluruh umat manusia di dunia.

Indonesia bukan negara yang mendasarkan pada satu agama. Pelaksanaan norma agama dalam masyarakat Indonesia bergantung pada agama yang dianutnya. Norma agama bagi penganut agama Islam bersumber pada al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW. Orang yang beragama Kristen dan Katolik pegangan hidupnya bersumber pada Alkitab. Umat Hindu pegangan hidupnya bersumber pada Veda. Tripitaka menjadi kaidah pegangan hidup penganut Buddha. Sementara itu, kitab suci Khonghucu adalah Shishu Wujing.

Norma agama dalam pelaksanaannya tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur bagaimana hubungan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan dilengkapi dengan akal dan pikiran. Dengan akal tersebut manusia diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk tidak hanya memanfaatkan alam, tetapi juga harus memelihara serta melestarikannya.Manusia juga dituntut untuk menciptakan kebaikan dan kebahagiaan dengan sesama manusia. Oleh karena itu, dengan pelaksanaan norma agama, akan tercipta kepatuhan manusia kepada Tuhan dan keserasian manusia dengan sesama dan lingkungannya.

d. Norma Hukum 

Pengertian norma hukum adalah peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat dan dibuat oleh badan-badan resmi negara serta bersifat memaksa sehingga perintah dan larangan dalam norma hukum harus ditaati oleh masyarakat. Hukum bersifat memaksa. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari aparat penegak hukum, seperti polisi, jaksa, dan hakim dapat memaksa seseorang untuk menaati hukum dan memberikan hukuman bagi pelanggar hukum. Norma hukum juga mengatur kehidupan lainnya, seperti larangan melakukan tindak kejahatan dan pelanggaran, larangan melakukan korupsi, larangan merusak hutan serta kewajiban memelihara hutan, dan kewajiban membayar pajak. Peraturan tersebut harus dilaksanakan oleh seluruh warga negara Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang melaksanakan norma hukum. Hal itu dapat kita lihat dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 yang berbunyi “Negara Indonesia adalah negara hukum”. Norma hukum mutlak diperlukan di suatu negara karena tidak semua hal yang berlaku dalam kehidupan masyarakat Indonesia diatur dalam tiga norma sebelumnya dan dalam pelaksanaannya tiga norma tersebut belum dapat menjamin ketertiban dalam kehidupan bernegara. Sebagai negara hukum, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia untuk menegakkan hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah pengertian dan macam-macam norma yang berlaku di masyarakat. Kaidah atau norma yang berlaku dalam masyarakat sangat banyak dan bervariasi. Namun, secara umum norma terdiri dari aturan yang dibuat oleh negara dan aturan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Norma yang dibuat oleh negara berbentuk peraturan tertulis, sedangkan norma yang berkembang dalam masyarakat berbentuk tidak tertulis.
Read More

Asal usul penduduk Indonesia


Asal usul penduduk Indonesia

Asal usul penduduk Indonesia yang asli sebagaimana dikemukakan Paul dan Fritz Sarasin (Basri, 2011) adalah suatu ras yang berkulit gelap dan bertubuh kecil. Awalnya, ras ini mendiami Asia Bagian Tenggara yang saat itu masih bersatu sebagai daratan pada zaman es atau periode glasial. Namun, setelah periode es berakhir dan es mencair, maka dataran tersebut kemudian terpisah oleh lautan yang hingga saat ini dikenal dengan nama laut China Selatan dan laut Jawa.



Akibatnya, daratan yang sebelumnya bersatu terpisah menjadi daratan utama Asia dan Kepulauan Indonesia. Penduduk asli tinggal di daerah pedalaman dan penduduk pendatang tinggal di wilayah pesisir. Keturunan dari ras yang mendiami Asia bagian tenggara tadi dikenal sebagai orang-orang Vedda yang dikelompokkan sebagai “negrito atau negroid”. Ciri fisik mereka hampir sama dengan penduduk asli Australia (Aborigin), sehingga ahli Antropologi Indonesia, Koentjaraningrat menamakan orang Vedda sebagai Austro-Melanosoid.
Selanjutnya orang Vedda menyebar ke timur dan mendiami wilayah Sulawesi Selatan,Papua, Kai, Seram, Timor Barat, Flores Barat, hingga ke Kepulauan Melanesia. Walaupun umumnya ke timur, tapi sebagian ada juga yang menyebar ke barat dan menghuni Pulau Sumatra. Orang Vedda yang ada di Sumatera mengembangkan kapak genggam dan mereka suka memakan kerang-kerangan. Ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil kulit kerang di dekat Langsa (Aceh), Sumatra Utara, Pahang, Kedah dan Perak di Malaysia.

Selain itu kapak genggam ditemukan pula di gua-gua yang ada di Pulau Jawa. Beberapa gua di Jawa yang menyimpan bukti penggunaan kapak genggam adalah gua Petruruh (Tulungagung), Gua Sodong (Besuki). Gua Sampung (Ponorogo). Bahkan ditemukan pula hingga Vietnam Utara, sehingga Koentjaraningrat berpendapat bahwa telah terjadi perpindahan Austro Melanosoid dari wilayah timur ke wilayah barat Nusantara, dari Jawa ke Sumatra, Semenanjung Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Dalam perkembangan tentang asal usul penduduk Indonesia, ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa sebelum bangsa Vedda mendiami wilayah Nusantara, terdapat orang-orang asli yang lebih dulu tinggal seperti orang kubu di Sumatra dan orang Toala di Sulawesi. Karena itu, orang Vedda sendiri dianggap pendatang atau imigran pertama yang datang ke pulau-pulau di Nusantara yang sudah berpenghuni.

Setelah kedatangan orang Vedda ke Nusantara, kemudian disusul oleh kedatangan dua gelombang besar manusia yang dikenal sebagai Proto Melayu dan Deutero Melayu. Proto Melayu dianggap sebagai kelompok melayu Polinesia yang bermigrasi dari wilayah Cina Selatan (sekarang menjadi Provinsi Yunan) melewati Indochina dan Siam kemudian masuk ke pulau-pulau di Nusantara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 3000 tahun sebelum masehi (SM). Saat ini Proto Melayu dianggap mencakup Gayo dan Alas di Sumatra Utara dan Toraja di Sulawesi.

Proto-Melayu bermigrasi ke wilayah Nusantara melalui dua jalur yaitu jalur barat dan timur. Jalur barat dilalui oleh mereka yang berasal dari Yunan (Cina Bagian Selatan). Mereka bermigrasi lewat jalur darat degan rute atau jalur sebagai berikut:

Pertama masuk ke Indochina, kemudian masuk ke Siam, Semenanjung Melayu, Sumatra dan akhirnya menyebar ke seluruh Nusantara. Peristiwa rersebut ditaksir sekitar 11.000 – 2.000 SM. Sebagian Proto Melayu mengambil jalur timur dan berasal dari Kepulauan Ryukyu Jepang. Dari sana mereka mengarungi lautan menuju Taiwan, Filipina, Sangir, dan Masuk ke Sulawesi Selatan. Bukti dari perpindahan tersebut adalah adanya suku Toala Proto-Melayu. Bangsa Proto-Melayu membawa perkakas dari batu berupa kapak persegi dan kapak lonjong. Kapak persegi dibawa oleh Bangsa Proto-Melayu yang pindah melalui jalur barat, sedangkan kapak lonjong oleh bangsa Proto-Melayu yang pindah melalui jalur timur.

Gelombang kedatangan berikutnya ke wilayah Nusantara adalah Deutero Melayu yang berasal dari Indochina bagian utara. Kedatangan Deutero-Melayu mendesak keberadaan Proto-Melayu ke arah pedalaman sekitar tahun 300 – 200 SM.

Mereka memperkenalkan perkakas dan senjata yang terbuat dari besi atau logam. Mereka telah melakukan kegiatan bercocok tanam dan menggunakan perahu bercadik. Padi yang banyak ditanam di Indonesia saat ini juga dibawa oleh Deutero-Melayu dari wilayah Assam Utara atau Birma Utara. Dari sana padi dibawa melalui jalur lembah Sungai Yang-tze di wilayah Cina Selatan, terus ke selatan sampai di Jawa.

Bangsa Deutero-Melayu mengembangkan peradaban dan kebudayaan yang lebih maju. Sehingga mereka berkembang menjadi suku-suku yang ada sampai saat ini seperti Melayu, Minang, Jawa, Bugis, dan lain-lain. Dalam perkembangan selanjutnya, Proto-Melayu dan Deutero Melayu berbaur, sehingga sulit dibedakan. Diperkirakan Gayo dan Alas di Sumatra serta Toraja di Sulawesi mewakili Proto-Melayu. Selain ketiga suku tersebut (kecuali Papua) dimasukkan ke dalam kategori Deutero-Melayu. Walaupun demikian, nenek moyang bangsa Indonesia dapat dikatakan serumpun yaitu keturunan dari penduduk asli dan dua gelombang migrasi dari utara.

Kesamaan rumpun kategori ras-ras yang mendiami kepulauan Nusantara juga dapat dibuktikan melalui kajian linguistik. Sekitar 170 bahasa yang dipakai di kepulauan Nusantara termasuk kelompok Austronesia dengan sub linguistik Melayu-Polinesia. Sub Melayu-Polinesia ini kemudian terbagi lagi menjadi 2 kelompok yakni:
  • Kelompok pertama terdiri atas bahasa yang berkembang di pedalaman Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi;
  • Kelompok kedua terdiri atas bahasa yang berkembang di Batak, Melayu standar, Jawa dan Bali. Bahasa kelompok kedua ini muncul cukup lama setelah kelompok yang pertama.

Selain kedua kelompok tersebut, kajian atas susunan bahasa lain seperti Papua dan Halmahera Utara perlu dilakukan. Hampir semua orang lain di Indonesia, kecuali orang-orang Papua dan pulau-pulau di sekitarnya, dimasukan ke dalam kelas Deutero-Melayu (Vlekke, 2008). Orang-orang Papua sendiri diklasifikasikan oleh Julles Dumont d’Urville pada tahun 1832 sebagai orang Melanesia yang telah mediami pulau Papua dan sekitarnya seperti Kepulauan Solomon, Vanuatu, Kaledonia Baru serta pulau-pulau lainnya semenjak beribu-ribu tahun yang lalu.

Namun demikian ada fakta terbaru yang menyatakan bahwa secara umum menunjukkan semua gen yang ada pada manusia sekarang ternyata berasal dari Afrika, sebagaimana penjelasan Prof. Sangkot Marzuki dari lembaga Eijkman yang mengatakan bahwa "Semua yang hidup sekarang setelah dites DNA-nya ternyata merujuk pada persamaan DNA orang Afrika"

Bahan bacaan:

  • Nusantara. Bernard H.M.Vlekke. Kepustakaan Populer Gramedia. 2008.
  • Ringkasan Sedjarah Nasional. R.Soekandar. Buddhi. 1956.
  • Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Kelas VII. Kemendikbud. Jakarta. 2014

Demikian sejarah singkat asal usul penduduk Indonesia. Para ilmuwan hingga saat ini terus mengkaji berbagai hasil temuan terbaru demi melengkapi khazanah sejarah keberadaan penduduk di Indonesia.

Read More

Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah

Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah
Siapa sih yang tak kenal dengan Kepala Sekolah alias Pak Kepsek, tapi apa kalian tau fungsi dan tugas kepala sekolah ??
 kalau mau simak aja berikut ini :

Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah – Mengacu pada pasal 12 ayat 1 PP 28 tahun 1990 dalam Kepala Sekolah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendayagunaan serta memeliharaan sarana dan prasarana (Mulyasa, 2007).


Dijelaskan pula bahwa Kepala Sekolah sedikitnya harus mampu berfungsi sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator. Namun seiring berkembangnya zaman menuju globalisasi seharusnya Kepala Sekolah dapat menyesuaikan diri sesuai dengan fungsinya sebagai Kepala Sekolah yang professional.

Kepala Sekolah sebagai pemimpin harus mampu:
Mendorong timbulnya kemauan yang kuat dengan penuh semangat dan percaya diri para guru, staf dan siswa dalam melaksanakan tugas masing-masing
Memberikan bimbingan dan mengarahkan para guru, staf dan para siswa serta memberikan dorongan memacu dan berdiri di depan demi kemajuan dan memberikan inspirasi sekolah dalam mencapai tujuan (Wahjosumidjo, 2005: 105)
Sehingga disimpulkan Tugas Kepala Sekolah yaitu sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator, figur dan mediator yang dijabarkan berikut ini:

a. Edukator

Tugas kepala sekolah sebagai edukator, Kepala Sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan di sekolahnya. Menciptakan iklim kondusif di sekolah, memberikan nasehat kepada  warga sekolah, memberikan dorongan kepada segenap tenaga kependidikan, serta melaksanakan model pembelajaran yang menarik, seperti team teaching, moving class, dan mengadakan program akselerasi bagi peserta didik yang cerdas di atas normal. Kepala Sekolah juga senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh tiap guru. Dalam hal ini faktor pengalaman akan sangat mempengaruhi profesionalismenya, terutama dalam mendukung terbentuknya pemahaman tenaga kependidikan terhadap pelaksanaan tugasnya.

b. Manajer

Kepala Sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan tenaga kependidikan melalui kerjasama atau kooperatif, memberi kesempatan kepada para tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya, dan mendorong kelibatan seluruh tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang menunjang program sekolah.

c. Administrator

Kepala Sekolah sebagai administrator memiliki hubungan sangat erat dengan berbagai aktifitas pengelolaan administrasi yang bersifat pencatatan, penyusunan dan pendokumenan seluruh program sekolah. Untuk menunjang kemampuannya dalam administrasi, Kepala Sekolah harus memiliki kemampuan  mengelola kurikulum, administrasi peserta didik, mengelola administrasi personalia, administrasi sarana dan prasarana, administrasi kearsipan,dan mengelola administrasi keuangan. Sebagai Kepala Sekolah professional kegiatan administrasi diatas perlu dilakukan dengan efektif dan efisien agar menunjang produktivitas sekolah.

d. Supervisor

Salah satu tugas Kepala Sekolah adalah mensupervisi pekerjaan yang dilakukan  oleh guru atau pegawai administrasi sekolah. Supervisi yang dimaksud adalah melakukan pengawasan dan pengendalian untuk meningkatkan kinerja tenaga pendidikan. Ini merupakan kontrol agar kegiatan pendidikan di sekolah terarah pada tujuan yang telah ditetapkan. Kepala Sekolah sebagai supervisor harus diwujudkan dalam menyusun dan melaksanakan program supervisi pendidikan, serta memanfaatkan hasilnya. Kemampuan supervisi Kepala Sekolah dapat diwujudkan dengan penyusunan program supervisi kelas, pengembangan program supervisi kegiatan ekstrakulikuler, perpustakaan, laboratorium, dan ujian.

e. leader

Tugas Kepala Sekolah sebagai leader harus mampu memberikan petunjuk dan pengawasan, meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan, membuka komunikasi dua arah, dan mendelegasikan tugas. Kepala Sekolah sebagai leader dapat dianalisis dari kepribadian, pengetahuan terhadap tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, kemampuan mengambil keputusan, dan kemampuan komunikasi.

Dengan fungsinya sebagai leader, Kepala Sekolah dapat dianalisis dari sifat kepemimpinan yaitu demokratis, otoriter, dan laissez faire. Ketiga sifat tersebut sering dimiliki secara bersamaan oleh seorang pemimpin. Oleh karena itu seorang Kepala Sekolah dituntut untut mampu mengunakan strategi memimpinya sesuai situasi yang ada di sekolah. Pengunaan strategi yang tepat ini sesuai dengan tingkat kematangan para tenaga kependidikan, dan kombinasi yang tepat antara perilaku tugas dan perilaku hubungan.

f. Inovator

Sebagai innovator Kepala Sekolah harus memiliki strategi yang baik untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan mencari gagasan baru, mengintegrasikan setiap kegiatan, memberikan teladan kepada seluruh tenaga kependidikan sekolah, dan mengembangkan model-model pembelajaran yang inovatif. Kepala Sekolah sebagai inovator tercermin dari cara-cara yang dilakukan pekerjaannya secara kontrukstif, kreatif, delegatif, integrative, rasional dan objektif, pragmatis, keteladanan, disiplin, adaptabel dan fleksibel.

g. Motivator

Kepala Sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberikan motivasi kepada para tenaga kependidikan dalam melakukan berbagai tugas dan fungsinya. Motivasi ini dapat ditumbuhkan melalui pengaturan lingkungan fisik, pengaturan suasana kerja, disiplin, dorongan, pengahargaan secara efektif, dan penyediaan berbagai sumber belajar melalui pengembangan Pusat Sumber Belajar .

h. Figure

Kepala Sekolah sebagai figure merupakan fungsi yang sangat berkaitan dengan sosok teladan sebagi pemimpin yang ada di sekolah. Diharapkan Kepala Sekolah  mempunyai figure yang dapat dijadikan contoh dan teladan bagi tenaga kependidikan maupun peserta didik. Dengan figure yang baik Kepala Sekolah akan memiliki kewibawaan dalam memimpin sekolah.

i. Mediator

Mediator dalam hal ini adalah memediasi setiap kebijakan atau permasalahan yang terjadi di sekolah baik permasalahan antar Kepala Sekolah dengan guru, antar guru dengan guru, antar guru dengan siswa, antar orang tua/wali siswa dengan guru atau sekolah atau permasalahan lain yang bekaitan dengan sekolah. Selain itu dapat menjadi mediator yang baik antara sekolah dengan lingkungan masyarakat untuk kelancaran proses pembelajaran di sekolah. Dengan peran mediator ini, diharapkan Kepala Sekolah dapat menjadi mediator yang baik dalam memperlancar produktivitas sekolah.

Demikian penjelasan fungsi dan tugas kepala sekolah. Kesuksesan dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kepala sekolah akan sangat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinannya. .

Read More

Perihal Kinerja dan Rasio Keuangan Bank


Perihal Kinerja dan Rasio Keuangan Bank - Kinerja keuangan sebagaimana diuraikan dalam pengertian kinerja keuangan menurut para ahli merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menggunakan finansial untuk mendapatkan profit yang direncanakan. Pendapatan yang dimiliki oleh suatu perusahaan baik dilihat dari sumbernya maupun fungsinya terangkum dalam laporan keuangan yang meliputi neraca, rugi laba, laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan.

Pada lembaga perbankan memiliki sedikit perbedaan dengan pengukuran kinerja suatu perusahaan secara umum sebagaimana telah dijelaskan pada macam-macam rasio keuangan dan rumusnya. Sedangkan kinerja keuangan bank yang diukur dengan menggunakan rasio keuangan bank dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Rentabilitas

Rentabilitas merupakan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan atau laba. Kemampuan perusahaan menghasilkan laba mengindikasikan bahwa terdapat aliran kas masuk. Rasio yang umum digunakan untuk menganalisis rentabilitas perusahaan perbankan adalah Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) dan Return On Asset (ROA). Keempat rasio keuangan bank tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Gross Profit Margin (GPM)

Gross profit margin merupakan rasio untuk mengukur kemampuan bank menghasilkan laba dari operasional usahanya yang murni. Rumus rasio ini adalah :
   



b. Net Profit Margin (NPM)

Net profit margin adalah rasio tingkat profitabilitas yang dihitung dengan cara membagi net income dengan operating income. Rasio ini menunjukan keuntungan bersih dengan total penjualan yang di peroleh dari setiap penjualan. Rumus rasionya adalah:



c. Return On Equity (ROE)

Return on equity merupakan rasio untuk mengukur kemampuan bank memperoleh laba dan efesiensi secara keseluruhan operasional melalui penggunaan modal sendiri. Rumus rasio rentabilitas yang satu ini adalah:


d. Return On Asset (ROA)

Return on asset merupakan rasio untuk mengukur kemampuan bank memperoleh laba atas pemanfaatan aset yang dimiliki. Rasio ini diformulasikan sebagai berikut :


2. Likuiditas

Menurut Faisal (2002) Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk membayar hutang-hutang jangka pendek maksimal satu tahun dengan sejumlah aktiva lancar yang dimiliki. Ada empat rasio yang dapat digunakan untuk memperkirakan kemampuan perusahaan perbankan memenuhi kebutuhan jangka pendeknya, yaitu quick ratio, banking ratio, assets to loan ratio, dan loan to deposit ratio. Keempat ratio tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Quick Ratio

Quick Ratio merupakan kemampuan bank mengembangkan dana nasabah dengan menggunakan aktiva lancarnya. Rumus rasio likuiditas ini dapat diformulasikan sebagai berikut :


b. Banking Ratio

Banking Ratio bertujuan untuk mengukur tingkat likuiditas bank dengan membandingkan jumlah kredit yang disalurkan dengan jumlah deposit yang dimiliki. Formulasinya adalah:


c. Assets to Loan Ratio

Assets to Loan Ratio merupakan rasio untuk mengukur jumlah kredit yang disalurkan dengan jumlah harta yang dimiliki bank. Rumus rasio likuiditas yang ketiga ini yakni:



d. Loans to Deposit Ratio

Loans to Deposit Ratio merupakan rasio untuk mengukur komposisi jumlah kredit yang diberikan dibandingkan dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri yang digunakan. Berikut rumus rasio likuiditasnya:


3. Solvabilitas

Menurut Martono (2002), Solvabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban baik jangka pendek maupun jangka panjang. Kemampuan perusahaan perbankan membayar hutang jangka panjang dapat diukur dengan primary ratio, dan capital adequacy ratio (CAR). Kedua rasio solvabilitas tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Primary Ratio

Primary Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur apakah permodalan yang dimiliki sudah memadai, atau sejauh mana penurunan yang terjadi dalam total aset masuk dapat ditutupi oleh capital equity. Berikut rumus rasio solvabilitasnya:


b. Capital Adequacy Ratio (CAR)

CAR adalah rasio kecukupan modal yang berfungsi menampung resiko kerugian yang kemungkinan dihadapi oleh bank. Capital Adequacy Ratio dapat diformulasikan sebagai berikut:


4. Efisiensi

Rasio efisiensi merupakan rasio untuk mengukur kinerja manajemen bank dalam menggunakan semua faktor produksinya secara tepat guna dan berhasil. Rasio efesiensi usaha dalam perusahaan perbankan dapat diukur dengan menggunakan tiga rasio, yaitu :

a. Leverage Multipler Ratio (LMR)

Leverage multipler ratio digunakan untuk mengukur kemampuan bank mengelola aktiva yang dikuasainya. Rasio ini dapat diformulasikan sebagai berikut :



b. Asset Utillization Ratio (AUR)

Asset utillization ratio merupakan rasio untuk mengukur kemampuan bank memanfaatkan aktiva yang dikuasainya guna memperoleh total pendapatan. Rumus dari rasio ini adalah :


c. Operating Ratio

Operating ratio merupakan rasio untuk mengukur rata-rata biaya operasional dan non operasional yang digunakan bank guna memperoleh pendapatan. Rasio ini dapat diformulasikan:



Demikian sejumlah rumus rasio keuangan bank yang kerap digunakan dalam menganalisis laporan keuangan lembaga perbankan.
Read More

Pengertian dan Manfaat Internet Marketing


Pengertian dan Manfaat Internet Marketing


Pengertian dan Manfaat Internet Marketing – Kehadiran internet tidak dipungkiri berdampak pada lahirnya era baru di dunia pemasaran (marketing) yang biasa disebut dengan era new wave marketing, dimana semakin banyak produk pesaing yang berkembang dan dibutuhkan inovasi untuk memenangkan persaingan dan mendapatkan tempat di hati konsumen.


Dalam salah satu definisinya, internet merupakan suatu metode yang mendunia untuk saling tukar menukar informasi dan berkomunikasi melalui komputer yang saling terkoneksi. Sehingga saat ini, siapa saja yang memiliki komputer dan modem dapat mengakses internet dan menjadi bagian dari jaringan komunikasi dunia. Salah satu komponen internet yang paling populer adalah World Wide Web atau www, yakni suatu halaman di internet yang dapat menampilkan teks, suara, grafik, foto dan video yang menjadi instrumen komersial di internet.

Pengertian Internet Marketing

Istilah Internet marketing (pemasaran internet) juga kerap dinamai dengan web marketing, online marketing, e-marketing atau e-commerce yang merupakan pemasaran dari produk atau jasa melalui internet (Hermawan, 2012). Internet marketing juga bisa diartikan sebagai pemasaran yang menggunakan teknologi internet sebagai saluran penyampaian isi pesan kepada banyak orang secara bersamaan dan seketika dalam suatu kurun waktu tertentu (Wikipedia, 2010).

Menurut pendapat Zaki dan Smitdev (2008), basis utama pemasar dalam internet marketing adalah denganmenggunakan dan memanfaatkan Web, dengan tetap berorientasi pada prinsip pemasaran konvensional yang harus menerapkan 3 hal yakni tujuan pemasaran, pasar sasaran, dan produk atau jasa yang ditawarkan (Hermawan, 2012)

Manfaat Internet Marketing

Dalam kegiatan internet marketing dilakukan oleh para pemasar, tentu terdapat manfaat yang diperoleh sehingga jumlah pengguna media internet untuk kegiatan pemasaran terus meningkat pesat. Setidaknya, terdapat dua manfaat utama internet marketing, yakni:

a. Biayanya yang relatif murah

Dari aspek biaya, internet marketing relatif lebih murah jika dihitung berdasarkan rasio biaya terhadap jangkauan target pemirsa. Perusahaan dapat menjangkau khalayak yang lebih luas jika dibandingkan dengan sarana periklanan tradisional. Sifat medianya memungkinkan konsumen memeriksa dan membandingkan produk dengan nyaman.

b. Muatan informasi yang besar

Manfaaat lain yang terkait dengan internet marketing adalah tersedianya sejumlah besar informasi. Dibandingkan dengan media tradisional seperti cetak, radio dan TV, internet marketing hanya menggunakan biaya relatif rendah dibandingkan media lain. Perusahaan yang menggunakan internet marketing juga dapat menyimpan data secara akurat dan menyimpan transaksi keuangannya. Secara keseluruhan, internet marketing membantu perluasan bisnis dari pasar local menuju pasar internasional dengan lebih cepat. Selain itu manfaat lainnya adalah keterukuran, fleksibilitas, dan keterjangkauan (Hermawan, 2012).

Intenet marketing dalam penggunaannya sebagai media untuk membangun persepsi merek produk dan mendukung fungsi penjualan, mempunyai kemampuan sebagai jembatan bagi perusahaan untuk mencapai tujuan dalam menggunakannya.

Penggunaan internet marketing sebagai media dalam komunikasi pemasaran sebuah perusahaan mempermudah pemahaman tentang tujuan dari internet marketing. Pemanfaatan internet marketing sebagai cara mempermudah dalam pemahaman tentang tujuan komunikasi mengenai internet marketing, Morissan (2010:324) membaginya menjadi :

a. Penyebaran Informasi

Salah satu tujuan utama keberadaan internet sebagai media marketing adalah menyediakan informasi secara lengkap dan mendalam mengenai produk suatu perusahaan. Perusahaan atau pemilik brand yang memanfaatkan internet marketing untuk menyediakan segala informasi mengenai produk yang dimilikinya, berpeluang lebih besar untuk dapat mendapatkan pembeli. Secara singkat penggunaan internet sebagai media marketing merupakan yang paling tepat untuk menyampaikan informasi secara lengkap kepada khalayak

b. Menciptakan Kesadaran

Bagi perusahaan yang masih memiliki anggaran promosi terbatas, penggunaan internet dalam marketing menawarkan untuk menciptakan kesadaran yang lebih efektif dibandingkan dengan media tradisional lainnya. Sehingga penggunaan internet marketing terkadang lebih bermanfaat dalam menciptakan kesadaran terhadap organisasi atau perusahaan, sekaligus menciptakan kesadaran bagi barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan.

c. Tujuan Riset

Sebuah perusahaan menggunakan media internet selain untuk mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan juga bertujuan untuk melakukan riset pasar dan mengumpulkan informasi dari perusahaan pesaing.

d. Membangun Persepsi

Banyak perusahaan saat ini menggunakan internet sebagai media marketing dirancang dengan tujuan membangun persepsi mengenai image perusahaan yang bersangkutan terhadap khalayak.

e. Percobaan Produk

Perusahaan adakalanya menggunakan media internet dalam marketing untuk menawarkan elektronik kepada pengunjung dalam upaya untuk mendorong konsumen agar bersedia mencoba produk yang ditawarkan.

f. Meningkatkan Distribusi

Internet marketing sebagai media yang mempunyai beberapa tools membuat sejumlah perusaahaan dapat bekerja sama untuk saling menampilkan produk mereka masing-masing. Salah satu tools tersebut adalah website dimana bentuk kerjasamanya disebut afiliasi yaitu hubungan kerjasama di antara sejumlah situs atau website.

g. Meningkatkan Pelayanan

Banyak perusahaanyang merasakan manfaat internet sebab mampu memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dan keluhan pelanggan. Peran tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan palayanan dan membangun hubungan baik antara perusahaan dan konsumennya.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan manfaat internet marketing. Singkatnya, internet telah membawa media ke khalayak global. Sifatnya yang interaktif serta tanggapan yang cepat adalah kualitas dan kelebihan media internet. Pada gilirannya telah mempermudah setiap pihak atau perusahaan dalam kegiatan pemasaran. Kegiatan pemasaran dengan dukungan media internet inilah yang kemudian disederhanakan dengan istilan internet marketing.
Read More